Akibatnya, Pengendara roda empat harus hati-hati dan bergantian untuk dapat melewati ruas jalan tersebut, sementara untuk kendaraan roda dua masih bisa melintasi ruas jalan tersebut, namun tetap harus berhati-hati.
"Ya, mobil masih bisa, tapi harus hati -- hati karena jalan kecil. Lewat juga harus bergantian," ungkapnya.
Untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah cepat tanggap masalah tersebut, karena kondisi sudah sangat memprihatinkan.
"Lewat ngeri, karena jalan yang belum lonsor juga ada seperti retak. Jadi sebelum ada korban alangkah baiknya pemerintah segera memperbaiki, baik membuat jalan darurat sementara dari pada memakan korban nantinya,"harapnya.
Damkar Siram Jalan Licin
Semetara itu, Petugas Damkar Kab. Solok turun tangan dengan menyemprot permukaan jalan Aripan Laing yang tertutup tanah akibat jebolnya dam proyek perumahan di Kuncir Kec. x Koto Diatas. Dipimpin oleh komandan regu Riki Aditama, tujuh personil Damkar beserta satu armada menyemprot tanah yang terbawa hujan, hingga menutup permukaan jalan yang menghubungkan kota Solok dengan nagari di kecamatan X Koto Diatas tersebut.
Riki menjelaskan, akibat hujan deras yang terjadi di daerah ini sejak Senin (11/1) sore membuat tanah yang ada dikiri dan kana jalan tergerus air hingga menutup permukaan jalan.
Akibatnya jalan jadi licin dan berbahaya bagi kendaraan yang melintas. Damkar Kab. Solok menyiram jalan beton tersebut untuk membuang tanah dan sendimen lainnya.
"Apabila tanah ini dibiarkan berbahaya bagi kendaraan, bisa-bisa kendaraan slip saat melintas, lebih fatalnya bisa tergelincir karena jalan licin akibat tanah merah melapisi jalan," imbuh Riki.
Editor :






