Menurur Ramlan , pada masa awal dia menjabat, didapatinya sebagian besar sarpras, terutama bangunan sekolah, di kota Bukittinggi berada dalam kondisi yang tidak memadai. "Selama ini perbaikan ataupun pembangunan gedung sekolah dilakukan secara tambal sulam. Hal ini jelas tidak efektif," ujar Ramlan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Saya bahkan mendapati siswa melaksanakan salat di ruang lokal dikarenakan ketiadaan fasilitas mushala yang memadai," tambahnya.Wako juga menekankan sekolah hendaknya menjadi rumah ke dua bagi siswa yang menyediakan kenyaman bagi anak-anak dalam menimba ilmu. "Kegagalan pendidikan anak adalah kegagalan kita semua. Anak-anak harus dinomor satukan dalam lini apapun, karena keluarga dan sekolah merupakan kunci penyelesaian terhadap permasalahan bangsa," ujar Wako Ramlan. ( Yus ).
Editor :






