BUKITTINGGI - Program Pemko Bukittinggi dalam Pembenahan sarana prasarana (sarpras) di bidang pendidikan patut di acungkan jempol,karena menjadi salah satu program prioritas yang di tuangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi tahun 2016-2020.
Keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Drs. Melfi Abra, menyebutkan Pemerintah Kota Bukittinggi telah nengalokasikan dalam APBD untuk pembenahan sarana prasarana sekolah dari tahun 2017-2020 mencapai Rp84 milyar. Untuk tahun 2021, masih terdapat beberapa lanjutan pekerjaan pembenahan gedung sekolah, antara lain pembangunan SMPN 4 Bukittinggi serta SDN 05 Tarok Dipo.
Selain itu, juga terdapat 4 (empat) dokumen perencanaan (DED) pekerjaan pembenahan sarana prasarana sekolah yang telah selesai, namun pekerjaan fisik-nya belum dilakukan karena belum dianggarkan dalam APBD, karena kendala teknis, seperti pembenahan gedung SDN 16 Cimpago Ipuh, SDN 07 Kubu Gulai Bancah, SDN 11 Aur Kuning dan lainnya.
Sekolah yang telah ditingkat kualitas sarana dan prasarananya itu, telah diresmikan pemakainnya oleh Walikota Ramlan Juli 2020 lalu 3 unit, terakhir di resmikan Walikota 9 unit, Kamis (07/01/2021), 9 unit gedung sekolah, yang dipusatkan di SMPN 7 Bukittinggi, kelurahan Parit Antang, Kecamatan ABTB.
Besaran dana untuk pembenahan kesembilan sekolah tersebut mencapai Rp52,3 milyar, ujarnya.
Menyikapi peningkatan Sapras pendidikan oleh Pemko Bukittinggi sangat di apresiasi Ketua Dewan Pendidikan Kota Bukittinggi, Zulkifli Johneva. Menurutnya, komitmen Pemerintah Kota dalam memperbaiki sarpras sekolah di Bukittinggi selama kurun waktu lima tahun terakhir sangat kita apresiasi.
Zulkifli juga mengharapkan perbaikan sarpras sekolah hendaknya dapat diiringi dengan peningkatan kompetensi pedagogik para guru di kota Bukittinggi, yang saat ini berada dalam kategori "rendah", katanya.
Kompetensi pedagogik adalah kemampuan atau ketrampilan guru dalam mengelola proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik,tambah Zulkifli.
Sementara Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, pembenahan sarpras sekolah merupakan program prioritas yang ia canangkan sejak awal menjabat. Hal ini sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota untuk memenuhi 8 standar pendidikan nasional.
Editor :






