Orang-orang seperti itu biasanya sangat emosional. Emosinya seringkali mengalahkan pikirannya meskipun mereka mungkin orang-orang yang sangat cerdas. Jika sudah emosional selalui diiringi dengan penyakit, seperti darah tinggi, jantung dan bahkan bisa mengakibat stoke.
"Jika kita termasuk orang seperti ini, kita harus belajar bagaimana mengendalikan ucapan-ucapan yang tidak baik dan menyakiti orang lain. Kita harus bicara yang baik karena segala sesuatu yang baik merupakan sedekah," kata ustadz Irwan.
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW :
Artinya: "Setiap kabaikan adalah sedekah."
Oleh karena itu perkataan yang baik termasuk sedekah, maka perkataan itu pasti akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT.
Untuk itu, orang-orang emosional atau pemarah harus belajar mengendalikan lisannya agar tidak bicara seenaknya yang dapat merusak hubungan baik antar sesama.
Lanjut, ustadz Irwan Prayitno menyampaikan dalam berbuat baik jangan mengharapkan kembali perbuatan baik dari orang lain. Berbuat baiklah untuk diri sendiri.
"Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik kepada dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat keburukan berarti keburukan itu bagi dirimu sendiri," sebut Irwan Prayitno.
Dan sebaliknya, saat orang melakukan keburukan, maka keburukan yang dilakukan itulah sesungguhnya yang akan kembali kepadanya.
Editor : Berita Minang






