PARIAMAN - Duka mendalam kini menyelimuti Kota Pariaman, atas musibah yang menimpa Kapal Pengangkut Penumpang ke Objek Wisata Pulau Angso Duo. Kapal sendiri tenggelam bersama 24 penumpangnya, satu diantaranya meninggal dunia.
Kejadian mengenaskan itu terjadi Sabtu (26/10). Sore itu, kapal memulai pelayaran dengan kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga air masuk ke dalam kapal dalam jumlah sangat besar.
Anak Buah Kapal (ABK) sudah berusaha mengeluarkan air dari dalam kapal dengan cara menimba sambil kapal tetap terus berlayar menuju Pulau Angso Duo.
Tetapi karena curah air yang masuk ke kapal sangat banyak, maka Nakhoda kapal meminta bantuan kepada kapal lain untuk mengevakuasi penumpang.
Diduga, pada saat proses memindahkan penumpang ke kapal penolong inilah terjadi tenggelamnya kapal tersebut. Sebab para penumpang saling berebutan melompat ke kapal penolong.
Menurut penjelasan seorang penumpang, kapal yang dinakhodai Jabal (32) tersebut memuat 24 penumpang dengan data data sebagai berikut:
Enam orang berasal dari Kecamatan IV Koto Aur Malintang Padangpariaman, 12 orang Guru SMPN 1 Palupuh, Kabupaten Agam, empat orang mahasiswa dari Padang dan dua orang dari Bawan, Kabupaten Agam.
Kapal diperkirakan berangkat dari dermaga atau anjungan dekat kantor BPBD sekitar pukul 16.00 WIB. Sejak saat berangkat gelombang laut memang sudah besar.
Wako Genius Umar Sampaikan Ucapan DukaWalikota Pariaman Genius Umar sebagaimana dilansir mediapolisicom, membenarkan terjadinya musibah tenggelamnya Kapal Pengangkut Penumpang ke Objek Wisata Pulau Angso Duo Pariaman.
Editor :






