Bagi anak-anak dalam mengamalkan Al Quran bisa melakukannya dengan cara satu hari minimal anak membaca satu halaman serta memahami isi dan maknanya.
Dia menambahkan, sekarang Kementerian pendidikan membuat program unggulan yaitu bagi anak yang hafal al quran 10-13 juz tidak di tes untuk masuk perguruan tinggi favorit sebab orang yang hafal al quran adalah orang pintar.

Para Kepala Sekolah dan majelis guru yang hadir di acara tahfiz quran Solsel.
"Kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa dengan mulai menghafal dan menjaganya serta mengamalkan maknanya," ujarnya.
Dengan wisuda tahfizh diharapkan muncul penghafal al quran di tingkat nagari sehingga semakin banyak generasi muda yang mencintai al quran.
Hadir Wakil Ketua DPRD Armensyah Johan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Solok Selatan Novrizon Mahadolok Ritonga, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Plt. Kadisdikpora, Novrizon, Wakil Ketua DPRD Solsel, Armensyah Johan, Sekdispora, Asniati, dan pejabat Kesra, Aminah selaku pejabat yang menghadiri Tahfiz Quran dalam rangka program Solsel Religius di aula Saratau Sasurambi, Rabu (23/12/2020).
Editor : Berita Minang






