"Saya mengagumi Masjid Asasi yang berdiri ratusan tahun lalu. Tentu ini mengingatkan kita kepada sejarah. Ini mendidik bangsa kita untuk beribadah kepada Allah. Taat kepada Allah," katanya.
Di dekat masjid, terletak sebuah rangkiang. Menurut Helmi, menandakan masjid sebagai pusat sadakah dan infak. "Ini menginspirasi kita bahwa masjid bukan sebagai tempat ibadah, tetapi juga untuk sosial ekonomi," ujarnya.
Dikatakan Helmi, untuk membangun umat, negara dan bangsa, perlu dibangun masjid sebagai sebuah kekuatan spiritual.
"Ini salah satu keberagaman kita. Tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki ciri khasnya. Masjid Asasi masih memelihara ciri khasnya. Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke sini. Sesuatu yang luar biasa bagi saya dan pengalaman hidup saya," pungkasnya. (Lex)
Editor : Berita Minang






