IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kapolda Sumbar Turunkan 6.560 Personil Amankan Pilkada 2020, Ada 27 TPS Sangat Rawan

Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH periksa pasukan saat apel pengamanan Pilkada 2020 di Mapolda Sumbar.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH periksa pasukan saat apel pengamanan Pilkada 2020 di Mapolda Sumbar.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH menyebut ada 27 TPS Sangat Rawan dan 12 TPS Khusus dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.880.361 orang. Ia juga menegaskan, apel gelar pasukan ini diselenggarakan bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum di terjunkan untuk melaksanakan pengamanan pada tahap pemungutan suara sehingga Pilkada tahun 2020 dapat terselenggara dengan aman, damai dan kondusif.

"Apel gelar pasukan ini merupakan representasi atas tanggung jawab dan amanah dari negara dan masyarakat demi menjamin keamanan, ketertiban dan suksesnya proses pemungutan suara di wilayah Polda Sumatera Barat," ucap Kapolda Sumbar dalam Apel gelar BKO Pengamanan pemungutan suara Pilkada tahun 2020 pada Polres sejajaran Polda Sumbar, Senin, 7 Desember 2020 di halaman Mapolda Sumbar.

Dikatakan, dalam pengamanan Pemilu tahun ini, Polda Sumbar mengamankan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota di 13 Kabupaten Kota dengan melibatkan kekuatan sebanyak 6.560 personel yang terdiri dari personel BKO Polda sebanyak 1.234 dan personel Polres sebanyak 5.008.

Pada tahap pemungutan suara Pilkada tahun 2020 ini terdapat 12.548 TPS yang tersebar pada 179 Kecamatan, 1.158 Kelurahan/Desa/Nagari.

"Dari jumlah TPS tersebut terdapat 12.003 TPS Aman, 506 TPS Rawan, 27 TPS Sangat Rawan dan 12 TPS Khusus dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.880.361 orang," sebutnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kemudian, fenomena Pilkada tentunya tidak luput dari upaya-upaya yang tidak terpuji, adanya Hate Speech, Hoax, Black Campaign, Money Politics dan gangguan lain selama tahapan Pilkada yang akan merusak kondusifitas.

"Segera identifikasi dan antisipasi setiap kerawanan yang sewaktu-waktu akan muncul, setiap daerah memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda, lakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan kearifan lokal," ujarnya.

"Berdayakan masyarakat sebagai basis deteksi potensi gangguan kerawanan Pilkada, dan ajak untuk turut serta menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid ini," jelas Kapolda menambahkan.

Berikut penekanan dari Kapolda Sumbar:

1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memohon ridhonya, sehingga Pilkada tahun 2020 dapat berjalan aman, tertib, lancar dan sukses;

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH