IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

SMAN 3 Padang Panjang Wakili Indonesia Ikuti Konferensi Tiga Negara

SMAN 3 Kota Padang Panjang menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia dalam International Online Conference 2020 yang diadakan ALCoB Cooperative Project (ACP) 2020 didampingi oleh Walikota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Rabu (25/11). Foto: Kominfo Padang Panjang
SMAN 3 Kota Padang Panjang menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia dalam International Online Conference 2020 yang diadakan ALCoB Cooperative Project (ACP) 2020 didampingi oleh Walikota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Rabu (25/11). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - SMAN 3 Kota Padang Panjang menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia dalam International Online Conference 2020 yang diadakan ALCoB Cooperative Project (ACP) 2020, Rabu (25/11). Turut mensupport dan mendampingi mereka, Walikota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano.

ALCoB merupakan singkatan dari APEC Learning Community of Builders, di mana negara-negara yang tergabung di dalam APEC melakukan kerjasama secara berkesinambungan di dalam dunia pendidikan.

"Pada kondisi pandemi Covid-19 ini, ALCoB merancang sebuah program yang diberi nama Virtual Conference. Program ini bertujuan menjalin komunikasi, saling berbagi informasi antarnegara dalam setiap hal yang berhubungan dengan pandemi Covid-19," jelas Kepala SMAN 3, Devi Haryanti, M.Pd kepada Kominfo.

Kata Devi, pihaknya bersama SMKN 6 Palembang menjadi perwakilan dari Indonesia. Kegiatan ini diikuti Seoul Technical High School dari Korea Selatan dan SMK Sungai Kertas, Malaysia.

Devi menjelaskan, kegiatan virtual konferensi ini, sudah kali kedua dilakukan. Yang pertama telah digelar pada 7 Oktober 2020 lalu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Dalam kegiatan sebelumnya, kami mengikutsertakan sebanyak 26 peserta yang terdiri dari lima orang perwakilan guru dan 21 siswa, yang enam di antaranya sebagai presenter. Kali ini berlima sebagai presenter dan ada pula observer," ungkap Devi.

Di bagian observer, jelasnya, siswa cuma mengamati jalannya conference tersebut. Mereka tidak ada interaksi sama sekali. "Tapi kalau presenter, mereka berinteraksi, mempresentasikan slide show, kemudian ada di antara mereka bertanya dan saling share, saling exchange, saling berganti dalam membahas kasus pandemi Covid-19 yang terjadi di negaranya masing-masing," katanya, sembari menyebutkan, presentasi menggunakan bahasa Inggris.

Pada kegiatan ini, ungkap Devi, temanya "The Impact of Covid-19 in Everyday Life" (pengaruh Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari). Para peserta dibagi beberapa aspek; ekonomi, education, social culture dan keagamaan.

Sementara itu, Walikota Fadly Amran yang juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual, menjelaskan bagaimana kesiapan Kota Padang Panjang menghadapi Covid-19 saat sekarang ini dan menyikapi nanti ketika sekolah sudah mulai normal di tahun 2021.

Di samping itu, Fadly menggunakan bahasa Inggris yang begitu fasih, juga memperkenalkan Padang Panjang kepada peserta dari Korea Selatan dan Malaysia. Tentang alamnya, serta keindahannya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH