IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pengelolaan Homestay di Bukittinggi Butuh Modernisasi Manajemen

Pembukaan pelatihan peningkatan kompetensi pengelolaan homestay di Bukittinggi
Pembukaan pelatihan peningkatan kompetensi pengelolaan homestay di Bukittinggi
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Ketua Asosiasi Homestay Kota Bukittinggi, Muhammad Subari, mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, tingkat hunian Homestay selalu meningkat, membuat Jumlah Homestay di Bukittinggi bertambah setiap tahun.

Tetapi, selama masa pandemi covid 19 tingkat hunian menurun drastis Keluhan dari pengelola homestay di Bukittinggi rata-rata sama, padahal Homestay yang ada sudah melaksanakan Protap Covid-19, ujar Muhammad Subari dalam ssmbutannya pada pembukaan pelatihan pengelolaan homestay yang dilaksanakan Dinas Parpora Bukittinggi.

Menurut M.Sabri, Kendala utama dari Homestay saat ini adalah jumlah tamu atau hunian. Untuk promosi sudah dilakukan melalui media sosial sudah dilakukan, katanya.

"Jumlah Homestay di Bukittinggi yang telah terdaftar di Asosiasi Homestay Bukittinggi sebanyak 54 buah. Saat ini, aturan baru tentang bagamana Homestay, jumlah kamar dan sebagainya belum ada," ujar M.Subari.

Menurutnya, peningkatan kompetensi pengelola Homestay kedepan bagaimana pengelola dapat mengedepankan Sapta Pesona dan melengkapi amenitas (kelengkapan Homestay) sesuai standarisasi. Pengelola Homestay harus bersinergi dengan pelaku pariwisata untuk pengembangan produk Homestay dan promosi,tambahnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara Kadis. Parpora Bukittinggi Supadria mengatakan Kota Bukittinggi merupakan tujuan wisata, untuk itu masyarakat dan pelaku wisata bisa membaca peluang ini, ujarnya dihadapan 40 peserta pelatihan peningkatan kompetensi pengelola homestay.

Dikatakannya, sektor pariwisata perlu dikeroyok secara bersama. Pembenahan dan peningkatan sangat dibutuhkan terutama manajemen, kelembagaan dan SDMnya.

Pelatihan yang digelar di Hotel Santika Bukittinggi dari 3-5 November 2020,

Dilaksanakan Dinas Pariwisata,Pemuda dan Olahraga Bukittinggi dengan DAK Non Fisik pelayanan kepariwisataan 2020

untuk meningkatkan kompetensi pengelola homestay.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH