PADANG ARO - Mengantisipasi agar jangan sampai memudarnya pemahaman adat dan budaya ditengah-tengah kehidupan masyarakat, khususnya tradisi budaya pakaian adat bundo kanduang dan kesenian tradisional gandang sarunai.
Maka Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Bidang Kebudayaan Dinas Parbud Solsel menggelar worshoop ' Pakaian Adat Bundo Kanduang' dan ' Seni Tradisi Gandang Sarunai' selama dua hari di Gedung Serba Guna Nagari Pasir Talang Barat Kecamatan Sungai Pagu.
Kegiatan yang rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Solsel besok, Kamis (5/11/2020) dan berakhir Jumat (6/11/2020) itu, akan menghadirkan nara sumber dari ISI Padang Panjang, yaitu Dr. Susasrita Loravianti, S. Sn. M. Sn (dosen Prodi Seni Tari), dan Dr. Rafiloza. S. Sn. M. Sn (dosen Prodi Seni Kerawitan).
Kabid Kebudayaan Disparbud Solsel, Desrial didampingi Kasi Pengelolaan Keragaman Budaya, Darmansyah. S. Pd, serta Kasi Pengelolaan Kekayaan Budaya dan Kasi Pengembangan Nilai Budaya, Susy Elfianti,S.E, dan Desi Harianti,S. Pd menjelaskan, kegiatan ini sudah di program di DPA tahun ini, dalam rangka melestarikan pakaian adat bundo kanduang dan tradisi gandang sarunai.
Artinya dua kegiatan yang di worshoopkan itu adalah tradisi dan budaya yang selama ini dinilai sudah mulai di tinggalkan. Terkhusus untuk pakaian adat bundo kanduang.
Hal yang sama juga untuk tradisi dalam memainkan gandang sarunai, hendaknya betul-betul sesuai dengan budaya daerah kita, baik dari tempat memainkan sampai pada irama dari gandang sarunai itu sendiri, " harap Pak De.
Sementara itu, Kasi Pengelolaan Keragaman Budaya, Darmansyah. S. Pd menjelaskan bahwa peserta untuk worshoop pakaian adat bundo kanduang berjumlah sebanyak 33 orang yang merupakan utusan dari tujuh kecamatan yang ada di Solsel.
Sementara itu, pesera worshoop ' Seni Tradisi Gadang Sarunai' besertanya adalah anggota sanggar se-Solok Selatan, " demikian Desrial.
Ditempat terpisah Kadis Parbud Solsel Harri Trisna berharap pada peserta worshoop didua kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua hari itu, betul dimamfaatkan untuk bertanya sebanyak-banyak pada nara sumber yang sudah pasti profesional dibidangnya masing-masing.
Editor : Berita Minang






