Untuk penebaran bibit ikan garing secara simbolis dilakukan di aliran bandar larangan Jorong Pasar Raba'a.
"Jadi, dari tahun ke tahun PLN UPK Bukittinggi juga melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang termasuk kedalam program penggiat lingkungan. Dimana salah satu program tersebut adalah Save Maninjau yang bekerjasama dengan Pemkab Agam sejak tahun 2017," sebutnya.
Selain itu, kata Feri, ada beberapa program lain yang akan dilakukan selanjutnya, yaitu pengembang biakan biota Danau Maninjau ikan garing, pembuatan perikanan darat, dan program wanita peduli sampah.
"Kedepannya akan banyak program kegiatan yang akan dilaksanakan di kecamatan Tanjung Raya. Mudah- mudahan segala program kita disetujui oleh pimpinan PLN pusat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar," ujarnya.
Sementara itu Bupati Agam diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Jetson menambahkan, kendati ditengah pandemi Covid-19, namun tidak menghalangi kegiatan pelestarian hutan dengan protokol kesehatan covid-19. Jetson mengajak semua pihak yang hadir untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan, sesuai dengan perda Propinsi Sumatera Barat tentang Adaftasi Kebiasaan Baru (AKB), " pakailah masker kemana Pergi, cuci tangan setiap selesai memegang sesuatu, dan selaku menjaga jarak dimana saja berada, hanya dengan disiplin menerapkan 3 M itu, pandemi Covid - 19 ini, bisa diatasi, mari kita sayangi diri, keluarga dan saudara kita. Jangan kita menjadi penyebar virus Covid-19, karena abai terhadap protokol kesehatan Covid-19", harapnya.
Menyinggung kegiatan menanam pohon oleh YLHI bersama PKN ini, bertujuan untuk melestarikan sumber daya air yang ada di Danau Maninjau.
Kadis LH Agam yang mewakil Bupati, juga menghimbau YHLI untuk mengikutsertakan anak-anak dalam rangka penghijauan dengan menanam pohon. Dengan melibatkan anak-anak jika telah dewasa nanti mereka dapat mengingat apa yang telah ia lakukan di masa kecil untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Kedepannya, mohon dilibatkan anak-anak dan cucu kita dalam program penghijauan ini. Tetapi tidak hanya untuk menanam saja, tetapi mereka juga diarahkan untuk merawat dan memonitoring pohon yang telah ditanam secara berkala," jelasnya.
( Yus )
Editor : Berita Minang






