" Pengelolah lembaga Paud di Solsel pantas bersyukur, karena dari ratusan lembaga yang ada di Indonesia, tahun ini hanya mendapat bantuan sebanyak 50 lembaga, salah satunya diperoleh Solsel, " kata Nella.
Nela juga menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini pada intinya akan meningkatnya kapasitas penyelenggaraan Paud HI di Solsel. Serta meningkatnya penanganan anak usia dini secara utuh yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, Pemerintah Daerah dan Pusat.
Sementara itu, Kabid Kabid Paud/ PNF Disdikpora Solsel, Ermiwati, S. Pd. MM didampingi Kasi Kelembagaan dan Sapras Fabril, S. Pd. MM, menambahkan bahwa pelaksanaan bintek ini dilakukan di dua lokasi dengan tatap menerapkan protokol covid-19.
Adapun nara sumber kegiatan berasal dari tenaga profesional yang sudah terlatih dari Disdikpora Solsel, IGTKI, Himpaudi dan dari PKG, " terang Ermiwati.
Menurut Kasi Kelembagaan dan Sapras, Fabril, S. Pd. MM, setiap lembaga akan mendapat dukungan Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) sebesar 600 ribu setiap murid dalam satu tahun.
Selain itu juga adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran berat dan tinggi badan. Bahkan kerjasama dengan Posyandu atau Puskesmas juga jadi kegiatan yang mesti dilakukan Paud HI.
Terakhir melakukan Deteksi Dini Tingkat Kesehatan (DDTK) dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait juga mesti dilakukan dalam pendidikab Paud HI. AA
Editor :






