IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Back To School , Payakumbuh Akan Mulai Belajar Tatap Muka Senin Depan

Back To Scholl , Payakumbuh Akan Mulai Belajar Tatap Muka Senin Depan
Back To Scholl , Payakumbuh Akan Mulai Belajar Tatap Muka Senin Depan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Pemerintah Kota Payakumbuh akan segera melaksanakan sekolah tatap muka kembali atau istilah kekiniannya back to school pada Senin, 12 Oktober 2020 mendatang. Rencana kembali ke sekolah itu sempat gagal dilaksanakan beberapa minggu yang lalu karena Payakumbuh mengalami peningkatan kasus Positif Covid-19.

Kembali masuk sekolah ini bukan untuk siswa sekolah seluruhnya, masih ada batasan bagi siswa kelas rendah atau kelas 3 SD kebawah yang tetap mengikuti proses belajar mengajar secara daring.

Bagi sekolah dasar (SD) pembelajaran tatap muka terbatas hanya dilakukan untuk dua mata pelajaran, yakni Matematika dan IPA. Sedangkan untuk SMP, terdapat tiga mata pelajaran yaitu matematika, IPA, Bahasa Inggris dan untuk MTsN ditambah satu mata pelajaran Bahasa Arab.

"Untuk SD pembelajaran ini hanya untuk kelas tinggi atau kelas 4, 5 dan 6 yang kelas rendah masih daring. Kalau SMP dan MTsN sudah semuanya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, AH Agustion kepada media, Selasa (6/10).

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat Asricun saat dikonfirmasi lebih lanjut menerangkan untuk SMA/SMK/SLB mengikuti arahan dari Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Bila surat keputusannya sudah keluar dari wali kota melalui dinas pendidikan kota, maka untuk SMA dan SMK juga mengikuti itu," kata Asricun.

Asricun juga menerangkan tatap muka di SMA mata pelajaran yang tatap muka diatur porsinya sesuai analisis kebutuhan sekolah, mana yang memang dibutuhkan bimbingan khusus secara tatap muka untuk peserta didik.

"Shiftnya dibagi dan porsi setiap mata pelajaran sama, namun diutamakan mata pelajaran yang sulit seperti Matematika dan IPA. Kalau SMK, tatap muka lebih diutamakan untuk prakteknya," kata Asricun.

Ditambahkan, mata pelajaran lain yang tidak butuh bimbingan tatap muka tetap dilakukan pembelajaran secara daring tergantung jadwal belajar yang dibuat oleh masing-masing sekolah.

"Setiap sekolah nanti kan mengatur kapan saja waktu belajarnya, ada kemungkinan mata pelajaran lain bisa juga tatap muka, namun tentu porsinya dibagi. Karena sistem belajarnya buka tutup, maka mata pelajaran yang sangat sulit lebih diutamakan," tutup Asricun.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH