PADANG ARO - Terkait dengan Pilkada Solsel yang akan digelar serentak se-Indonesia, Pjs. Bupati Solsel Jasman Rizal peringatkan wali nagari se-Solsel untuk tidak terlibat lansung maupun tidak lansung untuk mendukung pasangan calon.
Ketiga pasangan calon Bupati/wakil Bupati di Pilkada Solsel kali ini adalah putra - putra terbaik yang dimiliki Solok Selatan. Maka dari itu jangan diciderai dengan sikap atau perbuatan seorang pimpinan di nagari dengan mendukung salah satu paslon.
Dampak lain dari tindakan wali yang sudah pasti melanggar aturan itu, juga akan menjadikan warga masyarakat bingung atau terkotak-kotak (berkelompok - kelompok-red), " kata Jasman saat melakukan dialog dengan camat dan wali nagari se-Solsel di aula Sarantau Sasurambi, Selasa 29/9/2020)
Hadir diacara itu, Plh. Sekdakab. Solsel. Dr. H. Fidel Efendi, Kepala Bapeda, Dr. Yul Amri, Kadis Sosial, PMD/N, Zulkarnaini, Kabag. Pemerintahan, Riri Thyson, dan Kabag. Humas Firdaus Firman
Jasman juga mengapresiasi camat yang memiliki tugas 24 jam, untuk wajib menetap di wilayah kerjanya. Bahkan terkait percepatan dalam penanganan covid-19 di wilayah kerjanya, camat perlu diperkuat melalui dukungan anggaran yang memadai.
Sudah pasti para camat dan para wali nagari harus kerja keras, baik untuk mengingatkan warga harus taat protokol covid, maupun mendorong masyarakat untuk melakukan swab. Karena salah satu metode pemutusan mata rantai covid, adalah segera menemukan masyarakat yang terkena Covi untuk segera diisolasi. Karena hampir 90% diantara penderita Covid itu sendiri adalah Orang Tanpa Gejala (OTG), " tambah Jasman.
Pertemuan itu juga ada beberapa pertanyaan dan usulan dari Camat dan Wali Nagari yang berkaitan dengan masalah penanganan covid maupun dalam menghadapi rangkaian Pilkada. Sesi itu dipandu oleh Plh. Sekdakab. Solsel Fidel Efendi. AA
Editor : Berita Minang






