Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto, melalui Kasi Kedaruratan, Hasnul Karim, mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci berapa besar kerugian yang dialami oleh masyarakat dan daerah akibat banjir tersebut.
"Hingga saat ini kita belum bisa menjelaskan berapa besar kerugian yang dialami oleh bencana banjir ini. Namun khusus di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas, ada sebanyak 180 unit rumah yang terendam. Saat ini warga yang rumahnya terendam itu masih melakukan pembersihan genangan lumpur. Selain itu juga ada tiga ekor sapi milik warga yang hilang, serta 1 unit jembatan gantung sepanjang 45 meter yang putus," ungkapnya.
Disampaikannya bahwa jembatan gantung yang putus sepanjang 45 meter akibat banjir itu adalah sarana penghubung Dusun Salak dengan Kampung Jalamu.







