Disampaikannya bahwa keluhan masyarakat terkait keterbatasan sarana jalan itu, telah mendapat respon dari bupati.
"Sebagai respon awal, beliau telah menurunkan alat berat berupa mesin eskapator 1 unit untuk melakukan perbaikan jalan pada beberapa titik yang rusak. Namun besar harapan peningkatan sacara permanen melalui pengaspalan bisa terkabul di tahun 2021 nanti," ungkapnya.
Dikatakan lagi bahwa ruas jalan itu akan dimanfaatkan oleh 500 kepala keluarga (KK) yang memiliki lahan perkebunan di nagari itu, terutama perkebunan karet.
"Saya katakan demikian, sebab ada seluas 500 hektar lahan perkebunan karet yang terdapat di kawasan ini," jelasnya.
Pertemuan silaturahmi dengan masyarakat itu, juga dihadiri Wali Nagari Lagan Gadang Mudiak Pungasan, Iwat, Camat Linggo Sari Baganti, Hidayat, dan beberapa pejabat eselon II dan III lainnya. Rnd/Je
Editor :






