IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menteri PUPR Resmikan Jembatan Pulai, Warga Dharmasraya Lakukan Syukuran

Bupati Sutan Riska sedang tandatangani prasasti peresmian jembatan Pulai. Foto Eko P
Bupati Sutan Riska sedang tandatangani prasasti peresmian jembatan Pulai. Foto Eko P
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

DHARMASRAYA - Syukur warga tumpah di Jembatan Pulai. Betapa tidak, puluhan tahun mendamba untuk memiliki jembatan yang layak dan kokoh, akhirnya mewujud nyata pasca kedatangan Presiden Joko Widodo ke Dharmasraya pada Februari 2018 lalu. Atas diskresi presiden, Kementeian PUPR langsung mengucurkan anggaran senilai Rp 65 milyar untuk membangun jembatan rangka baja di Pulai.

Sekarang, pembangunan jembatan pulai boleh dikatakan sudah selesai, pembangunan hanya tinggal finishing saja. Senin (21/09/20), Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama masyarakat menggelar acara syukuran atas nikmat pembangunan jembatan baru. Ribuan warga hadir. Menteri PUPR, Muhammad Basuki Hadi Mulyono pun turut hadir dan menyaksikan langsung acara syukuran melalui video conference dari ruang kerjanya di Gedung Kementerian PUPR di Jakarta.

"Terimakasih Pak Presiden, terimakasih Pak Menteri, sudah mewujudkan impian kami untuk membagun jembatan pulai. Kehadiran jembatan ini telah diimpikan masyarakat sejak puluhan tahun lalu, dan Alhamdulillah sekarang sudah terwujud," ujar bupati di hadapan Menteri PUPR melalui Video Conference.

Dikatakan bupati, peran jembatan pulai sangat vital. Disamping menjadi penghubung tiga kecamatan (Sitiung, Timpeh dan Padang Laweh), jembatan pulai juga menjadi penghubung Dharmasraya ke Provinsi Riau.

Untuk itu, guna pengembangan daerah ke depan, bupati juga melobi Menteri PUPR untuk melanjutkan pembangunan jembatan pulai ini dengan membangun akses jalan menuju tol Trans Sumatera. Bupati meyakini, jika pembangunan akses itu terwujud, maka ini akan memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat ke depan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Ada sekitar 60 kilometer dari sini Pak Menteri. Kami ingin ke depan Dharmasraya bisa lebih berkembang lagi," pinta bupati kepada Menteri.

Tidak hanya itu, bupati juga meminta kepada Menteri PUPR untuk membantu pembangunan pagar dan taman untuk Masjid Agung Dharmasraya. Serta melanjutkan pembangunan jalan jalur dua di Dharmasraya.

"Dharmasraya ini dilintasi jalan nasional sepanjang 64 kilometer Pak Menteri. 20 kilometer saja dikasih jalur dua, Dharmasraya sudah seperti kota. Kalau dapat ini dilanjutkan lagi Pak Menteri," harap bupati.

Harapan Bupati Sutan Riska disambut baik Menteri PUPR, Basuki. Ia bahkan langsung meminta Dirjen terkait untuk memprogramkan apa yang diminta Bupati Sutan Riska, di tahun 2021. Basuki mengapresiasi kepemimpinan Bupati Sutan Riska yang terus berupaya menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Dan Kementerian PUPR, kata Basuki, akan selalu siap mendukung itu.

"kepada Dirjen dan Satker terkait, ini tolong diprogramkan di tahun 2021, untuk pembangunan pagar dan taman Masjid Agung Dharmasraya. Juga kepada Balai Jalan, untuk akses dari Dharmasraya menuju tol di Pekanbaru, tolong di cek. Programkan secara bertahap. Supaya tol tersambung dengan Dharmasraya. Ini sesuai dengan keinginan presiden, setelah dibangun tol, harus dihubungkan dengan kawasan-kawasan produktif," ujar Basuki.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH