JAKARTA - Sebagai sarana publikasi budaya dan pariwisata Minangkabau, Anjungan Sumbar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) selalu menggelar berbagai kegiatan budaya dan kesenian dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatra Barat. Yang Mau Tampil selalu difasilitasi dengan baik, termasuk kegiatan internasional yang terkait dengan program pariwisata.
"Selain Gelar promosi daerah tahun ini, kita juga membuka diri untuk kegiatan-kegitan yang dilaksanakan grup dan seniman Minang yang berdomisili di Jabodetabek mauoun di daerah yang punya festival, seperti Pesona Budaya Payakumbuh Ratok Mandeh. Kami selaku penyelenggara mengucap terima kasih pada Pemko Payakumbuh yang telah menampikan Seni Budaya Pariwisata di TMII DI TAHUN 2019 ini," ucap Andre
Selanjutnya, kata Andre, Kepala Badan Pengubung Provinsi Sumatra Barat Jakarta, ketika ditemui TMII, Sabtu (12/10/19), pada tahun anggaran 2019 ini anjungan Sumbar melaksanakan puluhhan agenda kegiatan. Dari Paket Pariwisata Daerah, Sumbar Expo dan kegiatan Sama Masyarakat Minang di Jabotabek.
"Khusus pegelaaran Parade Ratok Mandeh dari Kota Payakumbuh ini, merupakan pegelaran bagus dan bisa dijual ke dunia internasional. Dan untuk itulah kita mengundang para duta besar negara sahabat," katanya.
Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam kesempatan terpisah menyebutkan, acara Parade Ratok Mandeh ini, didukung penuh para perantau Luah Limopuluah untuk ditampilkan di TMII.
"Kami sangat antusias dan terima kasih atas kehadiran para undangan, terutama para duta besar dan perantau Minang yang ada di Jabodetabek. Karena dengan tampilan ini, berbagai pihak bisa langsung menyaksikan pesona adat Minang. Dan bisa jadi mereka bisa pula ingin melihat langsung pesona alam di negeri kita yang indah tersebut," katanya berdiplomasi.
(Dedi) Editor :






