Bahkan yang lebih menariknya, sejak tahun 2019 lalu melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadim Makarim sudah menggemborkan yang namanya Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka," tambah Syamsurizaldi.
Merdeka belajar tersebut menurut Syamsurizaldi adalah terbukanya peluang untuk mahasiwa bekreasi diluar kampus. Artinya mahasiswa bebas atau punya kesempatan untuk mengambil mata kuliah di luar budang studi.
Diantara, mereka bisa melakukan usaha dagang, bekerja di berbagai instansi atau melakukan kegiatan pemberdayaan. Tercatat sedikitnya 8 pilihan kegiatan yang bisa mendukung pada akademik, yang nantinya bisa memiliki nilai dan Satuan Kredit Semester (SKS)," ungkap Syamsurizaldi.
Untuk implementasi ' Merdeka Belajar' itu masing prodi (program studi) yang ada di dua Sekolah Tinggi WI Solsel ini perlu segera melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar sesuai dengan kontek ' Merdeka Belajar' tersebut, " tambanhnya.
Kemudian, kemajuan revolusi industri 4.0 dan digitalisasi sesungguhnya eksistensi kampus itu tidak lagi ditentukan oleh letak geografis. Baik kampus itu berada di kota maupun di desa, ia akan memiliki akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan, karena semuanya sudah serba digital," pungkasnya.
Bahkan jadwal mulau kuliah dari tahun sebelumnya juga lebih cepat, hal ini tentu tidak terlepas dari kesiapan yang sudah matang dan cepat juga. Baik ketersediaan dosen maupun kesiapan lainnya untuk kegiatan oerkukiahan, " kata Eva.
Bahkan untuk kesiapan dosen, kita telah menyeleksi melalui kegiatan mikro teching sebanyak tiga kali kegiatan. Secara umum, WI Solsel sudah sangat siap untuk melaksanakan perkuliahan yang direncanakan pada 21 Seotember ini, dengan mahasiswa yang berasal dari Riau, Jambi dan Sumbar sendiri. AA
Editor :






