PADANG PANJANG - Dalam upaya pengembangan seni budaya dan dan pemanfaatan sumber daya akademis, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang melaksanakan kerja sama yang ditandai dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) di Ruangan Kerja Plt Bupati Solsel, Kamis (16/7/2020).
Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu langkah awal Kabupaten Solsel dengan ISI Padang Panjang dalam menggali dan memanfaatkan potensi yang bertujuan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas memajukan daerah dan melaksanakan tugas mensejahterakan masyarakat.
Plt Bupati Solsel H. Abdul Rahman sangat menyambut baik kerjasama ini, mengingat solok selatan memiliki potensi yang kuat mengenai seni dan budaya, dimana selama ini potensi itu masih belum tergali dan dikembangkan dengna maksimal.
Disamping itu katanya, MoU ini juga akan berdampak pada sumber daya manusia di solsel yang selama ini masih terbatas.
"Dengan adanya kerjasama dengan ini, kita harapkan dapat mengembangkan SDM kita dibidang seni," ungkapnya.
"Jadi kita menyambut baik, nanti kita konkritkan kerjasama itu melalui program-program yang mungkin bisa kita laksanakan, insya allah dengan kesepakatan kita bersama kita tindak lanjuti nanti MoU itu," ungkapnya.
Ia mengatakan, pada APBD tahun 2021 seharusnya sudah dilaksanakan.
Selain peningkatan SDM, kerjasama ini juga akan mengarah ke bentuk beasiswa bagi putra daerah solsel yang akan melanjutkan pendidikan ke ISI Padang Panjang. "Bisa beasiswanya dari ISI atau dari kita sendiri tidak ada masalah, jadi peluangnya diberikan nanti beasiswanya dari Pemda," ungkpanya.
Rektor ISI Padang Panjang Prof Novesar Jamarun menyebutkan MoU ini akan sangat membantu anak didik solok selatan yang kurang mampu untuk bisa berpendidikan karena ISI tidak hanya memiliki program studi seni saja. "Kami memiliki Desain Komunikasi Visual, Fotografi, Televisi dan Film, Desain Mode," Ungkapnya.
Editor : Berita Minang






