PAYAKUMBUH - Buah kerjasama Pemko Payakumbuh dengan Politeknil Sahid Jakarta sejak 2016 lalu telah melahirkan 136 orang tenaga kerja siap pakai.
Di tahun 2019 ini di Diklatkan lagi 21 orang siswa tamatan SLTA Bacth 4. Dikkat bagi 21 siswa tamatan SLTA itu telah berlangsung sejak Juni 2019, sekarang dalam proses pemagangan di bidang pariwisara dan perhotelan, 9 orang diantaranya telah berangkat magang keluar Negeri yaitu ke Thailand dan Malaysia, ujar Kabud Tenaga Kerja Disnaker Payakumbuh Dewi Novita dalam lapirannya saat penutupan Diklat Kompetensi siswa tamatan SLTA Bacth 4,kemaren.
Diklat Kompetensi Siswa Tamatan SLTA Bacth 4, yang merupakan kerjasama Pemeri ntah Kota (Pemko) Payakumbuh dengan Politeknik Sahid Jakarta itu, ditutp Wawako Payakumbuh Erwin Yunas Rabu (2/10) di Aula Ngalau Indah Lt. III Balai Kota Payakumbuh.
Menurut Dewi, Untuk mengurangi pengangguran dengan meningkatkan kapasitas, kualitas, produktifitas dan daya saing sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pemko Payakumbuh berkomitmen penuh membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.
"Kami telah melaksanakan MoU dengan Politeknik Sahid sejak 2016 lalu untuk meningkatkan kompetensi anak-anak kita lulusan SMA agar memiliki keterampilan dibidang Pariwisata dan Perhotelan," ujar Kabid Tenaga Kerja Dewi Novita.
Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz dalam arahannya mengatakan, Pemko Payakumbuh sudah memikirkan bagaimana supaya warga Payakumbuh tidah ada yang menganggur dan memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.
"Kita akan perjuangkan program ini dan akan selalu kita jalankan serta akan kita jadikan sebagai program unggulan, untuk mengurai angka pengangguran," kata Erwin Yunaz.
Wawako juga berpesan kepada para siswa yang magang keluar negeri agar menuntaskan pendidikan setelah magang, setelah itu jadilah orang-orang yang memiliki impian yang besar dan jadilah orang-orang yang tangguh.
"Raihlah mimpimu, bangunlah negerimu, bahagiakanlah orang tuamu," ujar Wawako.
Editor :






