IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bersiap Terapkan Tatanan Baru Produktif Aman Covid-19, Pemprov Sumbar Gelar Rakor Virtual

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat Video Conference (Vidcon) di ruang kerjanya dengan Bupati/Wali Kota se-Sumbar.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat Video Conference (Vidcon) di ruang kerjanya dengan Bupati/Wali Kota se-Sumbar.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Sehubungan dengan akan berakhirnya perpanjangan kedua pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Sumatera Barat, kecuali Kota Bukittinggi pada 7 Juni 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menggelar rapat koordinasi bersama Bupati/Wali Kota se-Sumbar, Rabu (4/06/2020).

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang langsung memimpin jalannya rakor menjelaskan sejumlah indikator yang telah diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian terkait harus dipenuhi sekaligus menjadi panduan dalam menerapkan Tatanan Baru Produktif Aman Covid-19.

"Syarat dari WHO ada 6 diantaranya membuktikan bahwa penyebaran melalui transmisi lokal telah terkendali dengan baik," ujar Gubernur melalui Video Conference (Vidcon) di ruang kerjanya dengan Bupati/Wali Kota se-Sumbar.

Menurutnya, tingkat kesembuhan di wilayah Sumbar cukup tinggi. "Persentase kesembuhan berada pada angka 47,39%, sedangkan tingkat kematian berkisar pada 4,35%. Ini jauh dari rata-rata nasional," sebut Irwan.

Syarat kedua adalah sistem kesehatan masyarakat yang dapat mendeteksi, menguji, mengisolasi dan menangani setiap kasus dan melacak setiap kontak.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Ini terus kita tingkatkan, termasuk kesiapan rumah sakit maupun kemampuan laboratorium, saat ini luar biasa, Laboratorium Fakultas Kedokteran UNAND sudah bisa memeriksa sampai dengan 1.500 sampel Swab per hari," ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bagaimana upaya meminimalisir resiko pada tempat yang rentan terjadinya penularan, baik pada pemukiman, sekolah, pasar dan fasilitas umum lainnya.

Selain itu Gubernur Irwan juga menegaskan pentingnya menetapkan langkah-langkah pencegahan khususnya pada pusat aktivitas masyarakat.

"Tempat kerja, sekolah, industri maupun tempat pelayanan publik mesti siap dengan protokol kesehatan Covid-19," ucapnya.

Persyaratan lainnya menurut Gubernur adalah bagaimana mengantisipasi adanya penyebaran kasus impor yang berasal dari luar daerah.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH