IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Nasrul Abit Tinjau Kesiapan Kota Bukittinggi Memberlakukan New Normal

Wagub  Bersana Rombongan Meninjau Kawasan Pendestrian Jam Gadang
Wagub Bersana Rombongan Meninjau Kawasan Pendestrian Jam Gadang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit, tinjau langsung kesiapan Kota Bukittinggi, dalam penerapan konsep tatanan normal baru atau 'new normal',Sabtu (30/05).

Dalam kunjungan ke sejumlah titik fasilitas umum itu, Nasrul Abit, didampingi Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Wakil Wali Kota. Irwandi, dan sejumlah Kepala OPD terkait.

Titik pertama yang dikunjungi Wagub adalah rumah ibadah.Wagub melakukan pengecekan terkait kesiapan protokol kesehatan Covid-19 pada Surau Buya Gusrizal dan Masjid Mukhlishin Manggih Bukittinggi khususnya menyangkut pelaksanaan ibadah Shalat Jumat.

Menurut Nasrul Abit, untuk mengaktifkan kembali pelaksanaan shalat jumat dan shalat berjamaah, setiap surau dan masjid, harus mempersiapkan dengan matang,semua sudah diatur, thermogun harus disiapkan, physical distancingnya dijaga, jamaah berwudhu dari rumah, membawa sajadah sendiri, khotbah hanya sepuluh menit, ini bisa menjadi role model nantinya bagi kabupaten/kota lain yang bersiap lepas dari PSBB, jelas Wagub di Bukittinggi, Sabtu (30/05).

Sektor ekonomi, Wagub Nasrul Abit kunjungi beberapa pasar tradisional dan tempat pariwisata. Dimulai dari Pasar Bawah, TMSBK dan Kawasan Pedestrian Jam Gadang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dalam kunjungan itu, Nasrul Abit, juga melakukan pengecekan kesiapan pada sektor tersebut, mulai dari penempatan petugas hingga penerapan protokol kesehatan oleh pengunjung dan pedagang di pasar.

"Alhamdulillah hari ini kita lihat, persiapannya sudah cukup matang, ini sebenarnya yang diharapkan Pak Gubernur, kalau udah siap jangan setengah- setengah," ujar Nasrul.

Dikatakannta, Pemprov Sumbar mendukung sepenuhnya penerapan konsep 'new normal' di Bukittinggi. Agar nantinya hal itu dapat menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

"Untuk PCR nanti kita akan bantu, kita saling support saja, seperti Bukittinggi belum punya rumah sakit, manfaatkan rumah sakit yang ada, jadi kita tidak harus kaku," harap Nasrul.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengakui seluruh aspek terkait penerapan tatanan normal baru di Kota Bukittinggi telah dikaji dan diterapkan secara menyeluruh.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH