IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pasien Sembuh Berbagi: Hati Yang Gembira Obat Ampuh Melawan Covid-19

Tung Desem Waringin. Foto Humas BNPB
Tung Desem Waringin. Foto Humas BNPB
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Kemudian setelah fisiknya kembali normal, lantas Tung membiasakan diri dengan beberapa kegiatan yang positif dan disenanginya, sebagai upaya untuk menata hatinya kembali setelah sempat hancur berantakan dalam melawati masa krisis.

Dia bernyanyi. Siapa saja yang ditemuinya diajak bernyanyi. Liriknya seperti ini, "Hati yang gembira adalah obat. Obat yang manjur".

Kebahagiaan yang Tung peroleh dengan menyanyi juga dibagikan melalui pesan suara obrolan di gawainya.

Untuk menjaga emosionalnya, Tung juga konsisten untuk menghindari berita-berita yang negatif. Sebagai gantinya, ia fokus mencari siaran-siaran yang dapat mengundang gelak tawa seperti hasil rekaman televisi berupa tayangan komedi dan lawak yang banyak didapatkan di kanal-kanal YouTube.

Selang beberapa hari setelah dinyatakan negatif dan berhasil menaklukan COVID-19, Tung banyak membagi kisahnya kepada orang-orang terdekat, bahwa kebahagiaan menjadi kunci utama tubuh seseorang menjadi sehat. Kuncinya adalah mengembalikan mentalitas, pikiran positif dan niscaya tubuh akan merespon dalam bentuk kekuatan.

Dalam obrolan dan diskusi bersama Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 lewat telekonferensi yang disiarkan langsung melalui kanal televisi nasional, Tung yang juga seorang pakar dan motivator menyampaikan bahwa ukuran kebahagiaan menjadi dasar seseorang memperoleh kesehatan baik secara jasmani maupun rohani.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hal itu sebagaimana hasil penelitian melalui 200 studi ilmiah kepada 275 ribu orang pada tahun 2005 oleh Lyubomirsky, King, di Harvard University, dalam catatannya.

"Bahwa manusia itu terbalik. Kalau dia bahagia ternyata dia lebih sehat. Sahabatnya lebih banyak. Pernihakannya lebih harmonis. Lebih kreatif, pekerjaan dan karirnya jadi lebih bagus," ungkap Tung, Minggu (10/5).

Dalam penjelasannya mengenai hasil penelitian yang lain pula, Tung juga menyampaikan bahwa tingkat kebahagiaan berpengaruh pada kinerja dan produktivitas hingga diyakini dapat memperpanjang usia seseorang.

Tung sangat yakin dengan hal itu. Ia telah membuktikan sendiri.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH