SAWAHLUNTO - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Covid-19 Kota Sawahlunto, Sumbar telah mencatatkan sumbangan dana dari berbagai lembaga non pemerintah sebesar Rp 362 juta. Selain dalam bentuk uang tunai, bantuan juga diterima dalam bentuk benda alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan dan jenis barang lainnya.
"Bantuan dalam bentuk uang tunai kami simpan direkening Gugus Tugas, sementara bantuan dalam bentuk barang seperti APD, masker dan lainnya telah kami serahkan kepada Dinas Kesehatan untuk didistribusikan ke seluruh Puskesmas dan RSUD yang disiagakan untuk penanganan penyebaran virus covid-19." ungkap Sekretaris Gugus Covid-19 Adri Yusman saat dimintai penjelasannya terkait bantuan keuangan dari unsur non pemerintah, dua hari lalu (7/5/2020).
Dikatakannya, seluruh bantuan yang terhimpun dari berbagai sumber yang telah diserahkan untuk penanganan covid-19 di himpun di Posko Covid-19 Sei Durian, dan telah di serahkan dengan catatan kepada pihak Dinas Kesehatan. Sedangkan uang yang tersimpan nantinya akan digunakan jika dana pemerintah mulai menipis untuk penanganan penyebaran covid-19.
"Dana belum digunakan atau di utak-atik, masih tersimpan di rekening bendahara Gugus Tugas, dan akan digunakan pada saat kondisi penanganan covid-19 terus berlanjut dalam jangka waktu cukup lama, maka akan dipakai untuk pembelian masker bedah, APD standar, vitamin petugas Lapangan dan Puskesmas serta RSUD." sambung dia.
Sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan keuangan dan bantuan dari berbagai pihak, Tim Gugus Tugas akan mempertanggungjawabkannya secara terbuka atau transparan sehingga para penyumbang dan menderma mengetahui manfaat bantuan yang mereka salurkan. Sedangkan yang telah memberikan bantuan sangat diapresiasi sebagai bentuk kepedulian nyata dalam penanganan covid-19.
Sedangkan nama pihak yang memberi bantuan dalam bentuk APD dan masker terdiri dari, BPBD Provinsi Sumbar membantu 2 kota rapid tes, 50 baju hazmat, 1 box disenfektan, 1 box hand scoon, 80 APD premium, dan 1 buah thermo gun. Kemudian RSUD 10 baju hazmat, 50 masker kain, dan 10 spryer.
Bantuan lain dari PT AICI dalam bentuk 1 dus karbol, 1 dus superpel, 20 baju hasmat, 20 shoes cover, dan 1 dus bayclin. Kemudian 1018 helai masker dari PT Asiaco Batam, bantuan dari Dinas Pertanian Kota Sawahlunto terdiri dari 12 set APD, 1 dus karbol, 41 gogle, 1 dus bayclin. Dan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar terdiri dari 30 pcs Vtm dan 30 stick dapron.
Dari pantauan dilapangan, bantuan-bantuan baik berupa uang dan benda APB dan masker serta lainnya tidak terbukukan dengan baik. Sementara jenis bantuan dari pihak lainnya juga masih banyak, namun belum terlihat pada catatan yang tertulis dengan spidol dinding posko tersebut.
Saat dikonfirmasi, petugas Posko hanya bisa menjawab "silahkan lihat saja didinding tersebut, kami belum bisa membuat karena sibuk Pak." ungkap Wawan Setiawan salah seorang petugas posko dari BPBD setempat. Saat disarankan agar dibukukan dengan standar administrasi yang baik, Wawan berusaha mencoba menukiskannya dengan hasil sebagaimana tersebut diatas. (iyos).
Editor :






