Perantau Tungkar Bagikan 9
LIMA PULUH KOTA - Tokoh perantau Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota di Jakarta, H Dedi Alfian, membagikan 9 ton beras untuk ratusan warga kurang mampu pada 5 jorong yang ada di Nagari Tungkar. Bantuan tersebut, diantarkan langsung ke rumah-rumah masyarakat , sejak awal Ramadan lalu.
Haji Dedi Alfian yang juga owner brand fashion Oxigen Denim saat dihubungi wartawan dari Payakumbuh, Minggu siang (3/5), tidak banyak komentar soal bantuan beras tersebut. "Wah, tidak usah dibesar-besarkan. Malu pula kita rasanya. Lebih banyak perantau yang sudah berbuat untuk kampung halaman, saya belum apa-apa," kata Haji Dedi.
Putra kandung H SY Dt Gindo Simarajo dan Hj Sema, Sawah Nan Panjang, Sialang, ini memang dikenal dermawan dan rendah hati. Setiap tahun, pada bulan puasa, Haji Dedi Alfian membagikan beras kepada masyarakat tidak mampu di kampung halamnnya untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur. Hal ini diakui oleh Wali Nagari Tungkar, Yusrizal Datuak Pado.
"Pemerintah Nagari Tungkar, menyampaikan terimakasih kasih kepada Haji Dedi Alfian, pemilik Oxigen Denim, yang setiap tahun menyumbangkan beras untuk masyarakat. Biasanya banyuan beras dibagikan pada pertengahan puasa. Tahun ini, karena ada wabah virus korona, bantuan dari Haji Dedi dibagikan lebih cepat atau pada awal bulan puasa. Karena masyarakat memang sangat membutuhkan," kata Yusrizal Datuak Pado.
Apresiasi atas tingginya kepedulian Haji Dedi Alfian terhadap masyarakat Nagari Tungkar, Kacamatan Situjuah Limo Nagari, juga disampaikan pasangan kepala daerah Limapuluh Kota Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan. "Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota merasa sangat terbantu dengan bantuan dari para perantau Limapuluh Kota untuk kampung halaman masing-masing. Seperti Haji Dedi Alfian yang membatu warga Nagari Tungkar," kata Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan.
Menurut Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan, dalam kondisi pandemi virus korona yang menimbulkan dampak sosial dan dampak ekonomi cukup hebat di tengah masyarakat, Pemkab Limapuluh Kota memang membutuhkan bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Termasuk para perantau di mana saja berada. (edo)
Editor :






