IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Meski Diumumkan Secara Daring, Aksi Corat-Coret Kelulusan SLTA Tetap Terjadi di Solsel

Aksi corat coret sebagia lulusan SLTA di Kabupaten Solok Selatan.
Aksi corat coret sebagia lulusan SLTA di Kabupaten Solok Selatan.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sedangkan SMK N 1 Solsel, menurut Kepseknya, Efrizol, siswanya yang berjumlah 298 orang siswa dari 7 jurusan, dinyatakan lulus seratus persen juga. Demikian juga dengan MAN 1 Solsel menurut Kepseknya, Zulkifli, siswanya lulus tahun ini sebanyak 142 orang. Hebatnya diterima diperguruan tinggi tahun ini juga meningkat, yaitu sekitar 85 %.

Sementara itu, SMA N 5 Solsel, menurut, Kepseknya, Zulieni didampingi Hasbianto, bahwa siswanya yang berjumlah sebanyak 222 siswa yang terdiri dari 121 orang Jurusan IPA, 101 Jurusan IPS lulus sebanyak 220 orang atau 99,10 %. Ada dua orang yang tidak lulus asal jurusa IPA karena sudah tidak mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) dan tidak mengikuti Ujian Akhir Sekolah.

Zulieni maupun Hasbi mengklaim siswanya tidak melakukan aktifitas coret-coret dan konvoi bersepeda motor. Akan tetapi siswa mereka yang umumnya dari Jurusan IPA dibawah koordinator wali kelasnya, Hendri Yuneti, S.Pd. M.Si dan siswanya, Alimar Akmal, melakukan aksi berbagi Takjil pada warga masyarakat yang melintas di jalan raya Pakan Rabaa.

Menurut Hasbi, hal ini dilakukan siswa berkat dukungan orang tua siswa, serta buah dari pendidikan karakter yang dilakukan sekolah.

Terkait masih ada aksi coret-coret yang dilakukan siswa lulusan SLTA tahun ini di Solsel, Plt. Kadis Pendidikan Solsel, Novrizon sangat menyangkan, meski jumlahnya tidak banyak.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Ini menandakan masih ada siswa kita yang belum paham dari pendemi covid-19. Meski demikian dirinya akan menjadikan hal ini untuk kajian lulusan SLTP di Solsel nanti," katanya Sabtu (2/5/2020).

Sedangkan. Kepsek SMK N 1 Solsel, Efrizol, juga menyatakan prihatin, dan ini bukti masih kurang pahamnya siswa dengan situasi yg mengharuskan untuk tidak melakukan aktifitas diluar rumah sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Hal yang sama juga dikatakan Kepsek, SMAN 5 Solsel, Zulieni, dimana kalau masih ada juga yang melanggar, kami sangat prihatin. Moga kedepan semua siswa tidak mengulanginya lagi dan merubah mindset bersyukur dalam hal yang baik. (Af)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH