PADANG - Untuk hari ini, Sabtu, 2 Mei 2020, gugus tugas penanganan Covid-19 provinsi Sumatera Barat menerima laporan dari laboratorium Fakultas kedokteran Unand yang dipimpin oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, yang menyebutkan, terjadi lonjakan yang cukup tinggi kasus warga positif terinfeksi covid-19 di Kabupaten Dharmasraya, yaitu sebanyak 7 (tujuh) orang.
"Sedangkan dari Kota Padang 1 (satu) orang, Kepulauan Mentawai 1 (satu) orang dan Kota Padang Panjang bertambah lagi 1 (satu) orang lagi, totalnya 10 orang," kata Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal dalam keterangannya Sabtu (2/5/2020).
Dilanjutkan Jasman, semua warga Dharmasraya yang terinfeksi tersebut, terpapar covid-19 saat mengikuti kegiatan di Gowa Sulawesi Selatan. Berasal dari Koto Baru 3 orang, Alahan Nan Tigo 2 orang dan Pulau Punjung 2 orang. Semuanya sekarang isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Dari kota Padang ada tambahan 1 orang wanita 33 tahun warga Alai Parak Kopi yang bekerja sebagai cleaning service (CS). Dia terinfeksi karena kontak dengan salah seorang rekan kerjanya sesama CS yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Sekarang isolaai mandiri di rumahnya.
Seorang pelajar remaja, wanita 19 tahun asal Desa Goiso Oinan Kab Kepulauan Mentawai, terinfeksi dari temannya yang saat ini lagi di rawat di RSUD Mentawai. Sekarang isolasi mandiri di rumahnya.
Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Sabtu 2 Mei 2020 adalah 182 orang, dengan rincian 72 orang masih dirawat, isolasi mandiri di rumah 38 orang, Bapelkes 16 orang dan di BPSDM 11 orang, meninggal dunia 15 orang dan sembuh 30 orang.
Sedangkan data perkembangan penanganan Covid-19 di Sumbar yang datanya berasal dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat, Sabtu 2 Mei 2020, pukul 15.00 WIB, menyebutkan jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.269 orang (Proses pemantauan 387 orang dan Selesai Pemantauan 7.882 orang). Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 433 orang.
"Dari 433 PDP tersebut, 62 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 361 orang dan isolasi diri di rumah 10 orang," ujarnya. MR
Editor : Berita Minang






