IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Covid-19 Bukan Aib Siapa Saja Bisa Terinfeksi, Jangan Tolak Penguburan Jenazahnya

Proses pemakaman pasien ODP di Sijunjung. Foto jurnalsumbarcom
Proses pemakaman pasien ODP di Sijunjung. Foto jurnalsumbarcom
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Novirman mengungkapkan dalam fase inilah masyarakat dilarang untuk menghujat keluarga almarhum. Dan semua itu perlu dilakukan untuk sebuah kehati-hatian, karena penyebaran virus terjadi secara massif hampir di seluruh negara di dunia

"COVID-19 itu penyakit bukan aib, siapa saja bisa terinfeksi. Jadi, jangan katakan itu keluarga Corona atau COVID-19," katanya.

Dia juga memberi tahukan kepada setiap keluarga pasien Susfect COVID-19, yang salah paham kepada petugas pada saat mengantarkan pasien ke rumah sakit.

"Ada yang menganggap petugas langsung memasukkan pasien kedalam keranda mayat, padahal itu Brankar, bukan keranda mayat. Gunanya untuk memobilisasi pasien ke ruangan perawatan dari IGD," katanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Novirman menghimbau masyarakat untuk memutuskan mata rantai COVID-19 dengan mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap berdiam diri di rumah selama 14 hari terutama orang yang pulang dari rantau maupun ODP,

"Sudah sangat banyak korban berjatuhan. Siapa saja bisa terinfeksi, mari bersama kita lawan COVID-19, semoga wabah COVID-19 cepat berakhir" katanya. Rel/MR

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH