PADANG - Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal, menyebutkan, jumlah penambahan pasien positif Covid-19 di Sumbar sebanyak 3 orang, sehingga total yang telah dinyatakan positif adalah 21 orang.
Hal ini dikatakan Jasman dalam relis resmi, Selasa (7/4/2020). Dirinci Jasma, adapun 3 (tiga) orang yang baru dinyatakan positif Covid-19 adalah:
1. Wanita, 26 tahun dirawat di RSAM Bukittinggi. Ybs istri dari pasien pertama positif di RSAM yg terpapar saat di Malaysia. Keadaan pasien pertama (suami yang bersangkutan) telah mulai membaik dan berdasarkan hasil swab pertama dinyatakan negatif. Namun untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan swab sekali lagi. Jika negatif, maka ybs bisa keluar rumah sakit dan atau sesuai anjuran dokter.
2. Dua orang lagi dari Padang. Satu orang pria usia 38 tahun dan satu orang lagi wanita usia 22 tahun. Mereka ketahuan positif Covid-19 setelah dilakukan test swab secara mandiri. Kondisi mereka berdua tidak menunjukkan gejala sama sekali. Saat ini mereka berdua masih Isolasi Mandiri.
Sedangkan jumlah total ODP mencapai 3.873 orang (Dalam Pemantauan: 1.686 dan Selesai Pemantauan: 2.187). Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 91 Orang (Masih dirawat 21 orang) dan Dinyatakan Negatif 63 orang.
Data dari RS M. Djamil Padang, positif 4 (empat) orang, dengan rincian, sembuh 0 orang, dalam Perawatan 4 orang dan meninggal dunia 0 orang. Dari RS Semen Padang Hospital sebanyak 2 (dua) orang (sembuh 0 orang, dirawat 1 orang, meninggal dunia 1 orang). RSUD Pariaman positif 1 (satu) orang (sembuh 0 orang, Isolasi Mandiri 1 orang dan dirawat 0 orang)
"Isolasi mandiri di rumah yang bukan merupakan Pasien Salah Satu Rumah Sakit sebanyak 7 (tujuh) orang. Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal, Total isolasi MandirI adalah 10 orang," sebut Jasman.
Jasman juga menyatakan, melihat perkembangan pasien di M Jamil dan RSAM dari hari ke hari, kondisi pasien dikhabarkan membaik.
"Untuk itu kita ucapkan terima kasih kepada tim kesehatan yang tak kenal lelah berjuang demi kesembuhan saudara kita yang terpapar Covid-19," pungkasnya.
Editor :






