IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Banyak yang Pulang Kampung, Jumlah PPT di Dharmasraya Terus Meningkat

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

DHARMASRAYA -Jumlah Pelaku Perjalanan daerah Terjangkit (PPT) di Kabupaten Dharmasraya yang berada dalam pengamatan petugas kesehatan, terus meningkat. Posisi hari ini, Ahad (29/03/20), PPT yang terdata mencapai 1.146 orang. Jumlah ini meningkat 100 orang dari hari sebelumnya yang hanya 1.046 orang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rahmadian, selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Kabupaten Dharmasraya, terus meningkatnya jumlah PPT atau yang saat ini juga dikenal dengan istilah OTG (Orang Tanpa Gejala) itu seiring dengan semakin banyaknya perantau yang pulang kampung ke Dharmasraya.

Kendati tidak memiliki gejala, para PPT ini sebutnya, tetap diminta mengisolasi diri selama 14 hari dan menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik dengan orang-orang sekitar. Selama 14 hari tersebut, mereka juga diminta terus melaporkan kondisinya kepada pihak kesehatan, via telepon atau Whatsapp.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sedangkan untuk daftar Orang Dalam Pemantuan (ODP) atau yang memiliki gejala seperti demam dan batuk, kata Rahmadian, saat ini tercatat sebanyak 53 orang. Jumlah ini sedikit menurun dari hari sebelumnya yang mencapai 59 orang. Itu artinya, ada sejumlah ODP yang kondisinya sudah membaik.

"Kita do'akan orang-orang yang dalam pemantauan ini kondisinya terus membaik, sehingga jumlahnya semakin berkurang," tukas Rahmadian.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, masih ada 1 orang kasus lama, yaitu pasien usia 9 tahun yang saat ini tengah dirawat di RSUP M. Djamil Padang. "Besok si pasien ini akan swab test. Tapi sepertinya akan mengarah jadi pasien umum, karena pada hari ini si pasien tidak lagi dirawat di ruang isolasi," terang Rahmadian. (Hms/Je)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH