Selain itu, lokasi rusunawa juga akan dipagar dengan seng, sehingga akses masuk hanya ada satu pintu, serta membagikan masker dan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah masyarakat.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebagaimana diketahui sebanyak 62 orang warga yang pernah kontak dengan pasien terindikasi positif akan diisolasi di rusunawa yang ada di Muaro Painan. Namun rencana tersebut mendapat penolakan dari masyarakat sekitar pada Jumat (27/3/2020).Baca juga: Cegah Perkawinan Anak, Ketua TP-PKK Padang Panjang Ajak Keluarga dan Tokoh Adat jadi Perlindungan
Menindaklanjuti penolakan tersebut Bupati Hendrajoni mengundang perwakilan masyarakat untuk melakukan dialog pada Sabtu (28/3). Berdasarkan pertemuan tersebut akhirnya masyarakat dapat memahami dan mendukung rencana tersebut. RND/Je
Editor : Berita Minang






