IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wawako Solok Tantang Generasi Muda Ciptakan Cindera Mata Berkualitas

Wakil Wali Kota Solok Reinier bersama para peserta pelatihan. Foto Humas Kota Solok
Wakil Wali Kota Solok Reinier bersama para peserta pelatihan. Foto Humas Kota Solok
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SOLOK KOTA -Meningkatkan perekonomian masyarakat,Wakil Wali Kota Solok Reinier, menantang para generasi muda untuk menciptakan cindera mata berkualitas. "Apabila hasil karya cindera mata saudara berkualitas bagus dan sangat bagus, beritahu kami agar bisa dipasarkan ," ujar Reinier.

Hal itu di katakan Reinier, saat membuka pelatihan Penerapan Inovasi dan Teknologi Diversifikasi Cindera Mata Berbahan Resin, bertempat di Kantor Balitbang Kota Solok, Kelurahan Laing, Kamis (19/3).

Kegiatan yang difasilitasi langsung oleh Balitbang Provinsi Sumatera Barat itu, dihadiri langsung oleh Kepala Balitbang Provinsi Sumatera Barat Dr.Ir.Reti Wafda,M.Tp, Kepala Balitbang Kota Solok Drs.Marwis, Kabid Pembangunan Inovasi dan Teknologi Balitbang Prov Sumbar Ir.Yusniar, serta narasumber Ahmad Bahudin dari ISI Padang Panjang. Adapun jumlah peserta pada kegiatan itu sebanyak 25 orang dengan umur maksimal 40 Tahun.

Selanjutnya Reinier paparkan, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Solok, salah satunya Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM agar menyediakan tempat pemasaran hasil-hasil karya yang telah dibuat. "Jangan sampai kita hanya menyuruh membuat cindera mata, namun tidak memfasilitasi untuk menjual produk tersebut," jelas Reinier.

Pelatihan ini, merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Ekonomi kerakyatan adalah ekonomi yang berlandaskan kekuatan rakyat, dengan bersama-sama dengan cara tradisional maupun modern mengelola ekonomi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Reinier juga mengucapkan terimakasih kepada balitbang Provinsi Sumbar, karena telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Solok untuk mendapatkan pelatihan ini.

"Mudah-mudahan dengan pertemuan selama 4 kali ini, bisa diambil hikmahnya dan ilmunya akan dimanfaatkan untuk selanjutnya," ucap Reinier.

Sebelumnya, Kepala Balitbang Provinsi Sumatera Barat Reti Wafda mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara pemerintah menjembatani apa yang telah dilahirkan perguruan tinggi, dengan cara melakukan diseminasi kepada masyarakat. Hal itu agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menambah pendapatan.

Reti mengharapkan, apa yang telah dilatih pada kali ini akan dapat berkembang di masyarakat dan dapat berlanjut kedepannya. "Setelah pelatihan ini, kami akan mengkoordinasikan dengan dinas terkait sehingga kegiatan ini dapat berlanjut nantinya. Pelatihan ini merupakan sebuah peluang untuk mencukupi kebutuhan cindera mata yang harus dimaksimalkan oleh para generasi muda," tutupnya.

Mungkin sudah banyak dari kita yang pernah melihat benda-benda berbahan resin, namun tidak pernah tahu sebelumnya apa itu resin. Resin sendiri kini dibagi menjadi dua, yaitu resin alami dan kimiawi.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH