Nilai patriotisme, lanjutnya, harus diwujudkan lewat tindakan nyata bagi Indonesia. Kegigihan dibuktikan dengan semangat pantang menyerah saat menghadapi kesulitan demi memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Sementara itu, empati menjadi fondasi agar pemuda tidak egois mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga peka mengulurkan tangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya," lanjut Zulmaeta.
"Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama," imbuhnya.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





