Kota Padang Panjang kembali mendapat sorotan di tingkat nasional melalui penghargaan yang diterima Wali Kota Hendri Arnis dan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, dalam ajang The Indonesia Leadership Matrix Award (ILMA) 2026. Penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai upaya pembangunan daerah, mulai dari digitalisasi ekonomi dan inovasi infrastruktur hingga pemberdayaan perempuan, pengasuhan anak, dan pengembangan literasi.
Penghargaan itu diserahkan dalam acara yang diselenggarakan Seven Media Asia di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, Jumat (16/10/2026). Kehadiran kedua tokoh tersebut sekaligus membawa nama Padang Panjang dalam forum apresiasi kepemimpinan yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan undangan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan sebagai The Best Leader in Economic Digitalization, Urban Infrastructure Innovation, and Public Service Accountability. Penghargaan ini menyoroti tiga aspek penting dalam tata kelola pemerintahan, yakni pengembangan ekonomi berbasis digital, inovasi infrastruktur perkotaan, serta akuntabilitas pelayanan publik.
Sementara itu, Ny. Maria Feronika Hendri memperoleh penghargaan sebagai The Best Women Leader in Creative Economy Activation, Early Childhood Parenting, and Urban Literacy Development. Penghargaan tersebut berkaitan dengan peran kepemimpinan perempuan dalam mendorong ekonomi kreatif, memperkuat pengasuhan anak usia dini, dan menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Penghargaan diserahkan Presiden Seven Media Asia, Eka Arismana, disaksikan sejumlah kepala daerah, termasuk gubernur Kalimantan Barat dan Papua Barat Daya, serta para bupati, wali kota, dan tamu undangan lainnya. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Panjang Harry Rizka Perdana serta Kepala Dinas Perhubungan Fhandy Ramadhona.
Dalam penjelasannya, Eka Arismana menyampaikan bahwa penghargaan kepada Hendri Arnis diberikan atas kepemimpinan tata kelola pemerintahan yang dinilai visioner dan berorientasi pada kinerja nyata sepanjang 2026. Penilaian tersebut mencakup upaya mendorong pertumbuhan investasi daerah dan memodernisasi pasar lokal melalui ekosistem digitalisasi ekonomi yang inklusif.
Menurut Eka, latar belakang keahlian bisnis internasional yang dimiliki Hendri menjadi salah satu aspek yang dinilai mendukung pendekatan pembangunan ekonomi daerah. Penguatan investasi dan pemanfaatan teknologi dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Digitalisasi ekonomi menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan perkotaan. Pemanfaatan teknologi pada layanan dan aktivitas ekonomi berpotensi mempermudah transaksi, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta membantu pemerintah meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pelayanan.
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perkembangan ekonomi digital membuka peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Karena itu, penguatan kapasitas usaha, peningkatan literasi digital, dan perluasan akses terhadap pasar menjadi langkah penting agar transformasi digital memberikan manfaat yang merata.
Penulis / Wartawan: Armed
Editor: Armed





