Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa kepergian Iwan merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Pemko Payakumbuh, terutama bagi rekan sejawat yang selama ini mengenal jejak pengabdiannya. Ia memastikan pemerintah kota akan memfasilitasi urusan administrasi almarhum agar keluarga tidak terbebani.
"Kami akan membantu menyelesaikan hak-hak kepegawaian almarhum sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga memohon maaf atas nama almarhum apabila selama bergaul dan menjalankan tugas terdapat kesalahan," ujar Elzadaswarman.
Setelah pihak keluarga menyelesaikan fardu kifayah, jenazah disalatkan secara berjemaah di Masjid Al-Ihsan Muhammadiyah untuk kemudian dimakamkan di Pandam Pakuburan Tanjung Gadang.
Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi ajudan wali kota pada 2009, berlanjut sebagai Kepala Seksi Pendataan Aset Daerah pada 2013, hingga memegang posisi strategis di Subbidang Penataan Aset sejak 2016. Di posisi inilah ia berperan besar dalam digitalisasi dan penataan aset milik Pemko Payakumbuh.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





