Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 (10/4). foto :d
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 (10/4). foto :d
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pasaman Barat -- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 secara daring dari Aula Bappelitbangda, Jumat (10/4). Kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah dan Tim Gugus Tugas KLA Pasaman Barat, baik secara luring maupun daring.

Rapat dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA yang diwakili Sekretaris Bappelitbangda, Budi Sriyono. Turut hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasaman Barat, Armen, serta unsur perangkat daerah terkait.

Budi Sriyono menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam percepatan pengisian data evaluasi KLA 2026. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada satu instansi, tetapi melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga nonpemerintah, dunia usaha, dan media.

“Rapat ini menjadi momen penting untuk mengukur komitmen dan kinerja dalam pemenuhan lima klaster hak anak. Diharapkan seluruh tim meningkatkan koordinasi dan sinergi demi terwujudnya pembangunan ramah anak di Pasaman Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Armen menegaskan anak merupakan amanah yang harus dilindungi, dididik, dan dipenuhi hak-haknya agar tumbuh menjadi generasi berkualitas.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Ia menjelaskan, kebijakan Kabupaten Layak Anak bertujuan meningkatkan komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak dan kepentingan terbaik bagi anak.

“Anak harus dipandang sebagai subjek, bukan sekadar objek pembangunan. Upaya ini dilakukan melalui perumusan strategi dan perencanaan pembangunan yang menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjamin tumbuh kembang anak secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial,” katanya.

Rapat koordinasi ini dimoderatori Kepala Bidang PKPPA DPPKBP3A Pasaman Barat, Hellya Fitriani, S.K.M. Pemaparan percepatan penginputan evaluasi mandiri KLA 2026 disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda, Astra.

Melalui rapat ini, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan diharapkan mempercepat pemenuhan indikator KLA sehingga Pasaman Barat dapat meningkatkan capaian sebagai Kabupaten Layak Anak pada 2026.

Penulis / Wartawan:
Editor: Ade MS

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Ade MS dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Ade MS sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH