Ia menegaskan, meningkatnya curah hujan tidak serta-merta menghilangkan seluruh potensi kebakaran. Di sisi lain, hujan dengan intensitas tinggi juga dapat memicu bencana hidrometeorologi sehingga diperlukan langkah antisipasi terhadap kedua potensi tersebut.
Karena itu, penanganan perlu difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni mencegah terjadinya kebakaran, mempercepat respons terhadap kejadian kebakaran dan penurunan kualitas udara, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana akibat cuaca ekstrem.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Dr. Ferdinal Asmil, S.TP., M.P.; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Ir. Kuartini Deti Putri, M.Si.; Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Mursalim, AP., M.Si.; Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, M.Ph.; serta Kalaksa BPBD Sumbar yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Edral Pratama, S.T., M.Sc. Hadir pula Kepala UPTD KPHL Agam Raya pada Dinas Kehutanan Sumbar, Syamsul Bahri, S.Hut., M.Si. (adpsb/cen/bud)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





