Heru pernah menolak permintaan pembeli nakal untuk menjual biji bunga bangkai, untuk satu biji bunga bangkai mereka berani menebus $ 10. Biarlah bunga ini mekar di habitat aslinya bukan di luar negeri, tegas Heru.
Selain berjalan kaki naik turun bukit, menahan rasa gatal ketika kulit disentuh daun jelatang (Laportea) adalah tantangan seru lainnya untuk melihat langsung bunga raksasa itu mekar di habitat aslinya.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Bagi yang penasaran, siapkan kondisi fisik dan pantangin terus media sosial milik Heru atau pemandu wisata Palupuh untuk memperoleh informasi terbaru tentang bunga bangkai. (Beritaminang/Adi Prima)
Penulis / Wartawan: Adi Prima
Editor: Adi Prima
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Adi Prima dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Adi Prima sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





