Kepala Kanwil Kementrian Haji Sumbar, M. Rifki, menjelaskan, para jamaah haji yang telah pulang, merupakan duta haji, yang dapat memberikan pemikiran positif, pengalaman ibadah yang baik bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Jamaah haji 2026, merupakan angkatan pertama yang masuk Ikatan Keluarga Haji Indonesia (IKHI), katanya.
Kepala Kanwil Kementrian Haji Sumbar, M. Rifki, juga menjelaskan, masa tunggu keberangkatan haji untuk Sumatra Barat, mencapai 26 tahun, pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi atas inisiatif pelaksanaan silaturahmi jemaah haji, pembentukan organisasi keluarga haji, serta program Tabungan Haji Pelajar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kekompakan antar jamaah haji,ujar Wawako.
Pada kesempatan yang sama, Pemko dan Kemenhaj Bukittinggi juga memberikan sertifikat kepada sejumlah pelajar yang telah mendapatkan porsi haji, setelah menabung melalui tabungan haji pelajar
yang jadi program Pemko Bukittinggi. Tercatat hingga saat ini, terdata sebanyak 18.000 pelajar telah memiliki rekening haji melalui kerjasama Pemko Bukittinggi, BPRS Jam Gadang dan Kemenhaj Bukittinggi.( yus)
Editor : Medio Agusta






