"Harapan kita, anak-anak ini dapat melihat langsung ke lapangan. Apa tugas pemerintah. Kita ingin anak-anak kita ditempatkan di berbagai instansi, termasuk kantor-kantor dinas, sehingga mereka bisa belajar bagaimana pemerintah mengambil kebijakan dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat," Ujar Wako.
Lebih lanjut Wako mengatakan, setelah mengikuti pembelajaran dan kunjungan lapangan, peserta BNL akan menyusun makalah dan berdiskusi untuk menghasilkan bahan masukan yang dapat dimanfaatkan pemerintah dalam perencanaan pembangunan. Hasil pengamatan peserta juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Anak-anak ini adalah agen-agen pembangunan. Kita ingin mereka mendapatkan wawasan, memahami persoalan yang ada, kemudian ikut menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Insyaallah tahun depan program ini akan kita laksanakan dua kali dan kualitasnya terus kita tingkatkan," Pungkas Ramlan. ( yus)
Editor : Medio Agusta







