PADANG PANJANG - Sebanyak 12 atlet Hapkido Sumatera Barat (Sumbar), yang didominasi pelajar asal Kota Padang Panjang, dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Tingkat Nasional IX Senior–Junior dan Kejurnas Terbuka III Cadet–Junior Hapkido Indonesia 2026 di Lampung.
Kontingen tersebut dilepas Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Setdako Padang Panjang, Dian Eka Purnama, di halaman Balai Kota Padang Panjang, Selasa (22/9/2026).
Kejuaraan nasional tersebut akan berlangsung 25–27 September 2026 di GOR Siger, Bandar Lampung. Kontingen Hapkido Sumbar berangkat menggunakan bus operasional Pemko Padang Panjang, dengan diperkuat 12 atlet, satu manajer, dua pelatih, tiga official, serta dua perwakilan wali murid.
Dari 12 atlet yang diterjunkan, mayoritas merupakan pelajar berprestasi asal Padang Panjang yang berasal dari SMPN 6, MTsN Padang Panjang, SDIT Ma'arif, SDN 7 Padang Panjang Barat, SDN 6 Teladan, dan MIS Rahmah El Yunusiyah. Dua atlet junior lainnya merupakan perwakilan Sumbar dari SMPN 1 Banuhampu dan MTsN 4 Pasaman Barat.
Ke-12 atlet tersebut yakni Atharrazka Ammar, Muhammad Ali Arkhan, Bilal Adain Alzhafran, Mhd. Arkan Dhafin Risky, Rafifatu Rifdah, Zafirah Bastra, dan Nur Zahra Galisya yang turun pada kategori Daeryun (Fighting).
Dian Eka Purnama menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pengurus yang telah membina para atlet hingga mampu berlaga di tingkat nasional.
“Terkhusus kepada atlet Hapkido yang akan bertanding, saya menitipkan pesan: jaga kesehatan, jaga kekompakan, patuhi arahan pelatih, dan fokus selama bertanding. Jangan mudah menyerah, berikan kemampuan terbaik yang telah ananda latih selama ini,” pesannya.
Pelatih Hapkido Sumbar, Bambang Satria (Bastra Sinaro) didampingi Asisten Pelatih Ario Kevin Sefitra mengatakan, keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari langkah regenerasi atlet, khususnya pada kategori Cadet dan Junior.
Sementara itu, atlet kategori Senior dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
Editor : Marjeni Rokcalva






