Selain kepada masyarakat, Yasrizal turut berpesan kepada Lurah Koto Tuo Limo Kampuang agar dapat menjadi contoh teladan mengenai bagaimana pemerintah di tingkat kelurahan mampu mendorong warganya untuk memperkuat ketahanan pangan.
Terkait esensi perlombaan, ia menyampaikan pesan Wali Kota bahwa Lomba APN bukan semata-mata ajang untuk memburu penghargaan, melainkan momentum untuk memperlihatkan praktik baik dan inovasi yang telah dilakukan oleh masyarakat bersama pemerintah daerah. Pemko Payakumbuh juga berharap Tim Penilai dapat memberikan penilaian yang objektif, serta memberikan masukan dan rekomendasi yang membangun.
Pada penilaian APN tahun ini, Kota Payakumbuh dipercaya bersaing dalam dua kategori bergengsi di tingkat Provinsi Sumatera Barat, yakni Kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan dan Kategori Pembina Ketahanan Pangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda dalam laporannya memaparkan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Editor : Medio Agusta






