Jalan setapak yang dibuat dan dirawat masyarakat setempat, sangat membantu para peziarah. Jalur tersebut menjadi akses penting bagi guru dan santri, untuk mencapai makam yang berada di puncak bukit.
Rasa lelah selama perjalanan seakan terbayar ketika sampai di puncak. Suasana yang tenang dan jauh dari keramaian membuat para guru dan santri merasa nyaman.
Di tempat itu, mereka tidak hanya berziarah, tetapi juga merenungkan kembali, perjalanan panjang para ulama dalam menyebarkan ilmu dan agama.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ziarah ke makam ulama di Bukit Batu Basi bukan sekadar kegiatan mendaki bukit. Ia menjadi perjalanan spiritual sekaligus perjalanan mengenang sejarah yang nyaris terlupakan.Di balik sebuah makam yang bahkan tidak lagi diketahui nama penghuninya, tersimpan pesan penting bagi generasi sekarang: bahwa ilmu, perjuangan, dan pengabdian para ulama terdahulu patut terus dikenang.
Editor : Marjeni Rokcalva






