Wirman mengatakan perpaduan antara tradisi pacuan kuda Minangkabau dan konsep olahraga modern menjadi kekuatan tersendiri dalam penyelenggaraan IHR Merdeka Cup.
“Tradisi pacuan kuda merupakan bagian dari identitas kita. Modernisasi justru harus membuat tradisi tersebut semakin dikenal, memiliki nilai tambah dan mampu bersaing dalam ekosistem olahraga nasional,” katanya.
Selain olahraga dan budaya, Wirman menyoroti potensi ekonomi yang muncul dari kedatangan peserta maupun penonton dari berbagai daerah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Aktivitas tersebut menurutnya dapat memberikan dampak langsung terhadap UMKM dan berbagai sektor jasa di Payakumbuh.“Ketika ribuan orang datang, tentu ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Pedagang, pelaku kuliner, transportasi, penginapan dan berbagai usaha lainnya harus memperoleh manfaat dari penyelenggaraan event ini,” ujar dia.
Editor : Medio Agusta






