Menurutnya, DPRD bersama Pemko Payakumbuh telah membahas dan menyepakati langkah untuk mengembalikan dukungan anggaran tersebut setelah sebelumnya mengalami penghentian akibat penyesuaian regulasi.
Wirman menilai kepastian anggaran akan memberikan dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas pendidikan Al-Qur'an di tengah masyarakat.
Dia juga menyampaikan kegiatan Khatam Al-Qur'an memiliki makna lebih luas daripada sekadar perayaan setelah seorang anak menyelesaikan tahap pembelajaran membaca Al-Qur'an.
"Khatam bukan akhir dari proses belajar. Justru setelah khatam, anak-anak harus terus dibimbing agar kemampuan membaca Al-Qur'an semakin baik dan nilai-nilainya dapat mereka terapkan dalam kehidupan," ujarnya.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





