“Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan (Progul) di bidang olahraga. Ditargetkan terselenggara dua kali dalam setahun bertaraf Internasional,” ungkap Ramlan dihadapan panitia dan peserta balap.
Selain itu, Wako Ramlan juga mengatakan bahwa, Pemko Bukittinggi mendukung kegiatan ini, dengan menyediakan fasilitas tempat dan keamanan.
“Kita targetkan tahun depan diperbesar dengan mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura dan lainnya,” ujar Ramlan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut Wako, perlombaan sepeda tanpa pedal atau sistem penggerak itu, merupakan olahraga unik yang mengajari kesiapan mental anak-anak, fisik dan kesabaran.Dampak dari kegiatan even ini meningkatan ekonomi masyarakat, dengan masuknya tamu ke dalam kota yang mempengaruhi tingkat hunian hotel dan jual beli masyarakat.
Editor : Medio Agusta






