PADANG - Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Calon Guru Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 hingga 8 Juli 2026 di Aula Sekolah Pascasarjana UNP Lantai 3.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi profesional mahasiswa PPG, khususnya dalam membangun kemampuan mengidentifikasi persoalan pembelajaran, merancang tindakan perbaikan, melaksanakan penelitian di kelas, serta menyusun proposal dan laporan penelitian secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap dalam tiga kelompok peserta dengan rangkaian materi yang terstruktur.
Pembukaan kegiatan diisi dengan laporan panitia, sambutan, serta pembukaan secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNP, Prof. Yenni Rozimela, M.Ed., Ph.D. Kegiatan juga melibatkan sejumlah dosen dan instruktur yang memiliki kompetensi dalam bidang pembelajaran, penelitian pendidikan, dan pengembangan profesional guru.
Materi pelatihan meliputi hakikat dan karakteristik Penelitian Tindakan Kelas, identifikasi permasalahan pembelajaran, lesson study, penyusunan instrumen dan pelaksanaan PTK, serta penyusunan proposal dan laporan PTK. Melalui materi tersebut, peserta diarahkan agar tidak hanya memahami PTK secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks persoalan nyata yang ditemukan selama proses pembelajaran di sekolah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dan instruktur, antara lain Prof. Dr. Armiati, M.Pd., Ainil Mardhiah, M.Pd., Dra. Fitrani Dwina, M.Ed., Dr. Marwan, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. Usmeldi, M.Pd., Muhammad Aizri Fadillah, M.Pd., serta Dr. Nofrion, M.Pd. Para instruktur mendampingi peserta dalam memahami proses PTK mulai dari tahap menemukan masalah pembelajaran hingga menyusun rancangan penelitian dan pelaporannya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa PPG diharapkan memiliki paradigma bahwa guru bukan hanya pelaksana pembelajaran, tetapi juga seorang praktisi reflektif yang mampu mengevaluasi dan memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian Tindakan Kelas menjadi salah satu instrumen penting bagi guru untuk mengembangkan solusi pembelajaran berdasarkan kondisi nyata peserta didik dan lingkungan sekolah.
Kemampuan melakukan PTK juga dinilai penting bagi calon guru dalam menghadapi perubahan karakteristik peserta didik, perkembangan teknologi, dan tuntutan inovasi pembelajaran. Dengan penguasaan metodologi yang baik, calon guru diharapkan mampu mengambil keputusan pembelajaran berdasarkan data dan hasil refleksi, bukan hanya berdasarkan asumsi.
Pelaksanaan pelatihan dalam kelompok yang berbeda memungkinkan peserta memperoleh pendampingan yang lebih terarah. Selain pemberian materi, struktur kegiatan juga memberi ruang kepada mahasiswa untuk memahami hubungan antara identifikasi permasalahan kelas, perencanaan tindakan, penggunaan instrumen, proses evaluasi, hingga penyusunan laporan penelitian.
Sekolah Pascasarjana UNP melalui kegiatan ini terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas calon guru. Penguatan kemampuan penelitian praktis di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa PPG saat menjalankan profesi sebagai guru yang adaptif, reflektif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Editor : Marjeni Rokcalva






