Ia berharap sejarah kebencanaan tidak hanya dikenang, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi generasi muda serta dikembangkan sebagai bagian dari wisata edukasi geologi yang memberi nilai tambah bagi daerah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kegiatan refleksi dihadiri Ketua DPRD Padang Panjang Imbral, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, kepala OPD terkait, camat dan lurah, penulis buku "Gempa Tujuh Hari", Yose Hendra, serta berbagai unsur organisasi masyarakat. (rifki/lex)
Editor : Marjeni Rokcalva







